Senin, 13 Desember 2021

Mengenal Kelas Insecta


 

MENGENAL KELAS INSECTA

Photo by Pixabay on Pexels.com

KUNINGAN – Halo sahabat IM BLOGGER semoga harimu menyenangkan, dan beruntung selalu dalam menemani langkahmu sehari hari. Pada kesempatan ini IM BLOGGER akan memaparkan artikel tentang kelas Insecta.

Insecta merupakan kelas bagi para serangga hewan yang berkaki enam (hexapoda), dari filum Arthropoda dalam kingdom Animalia. Dikatakan serangga karena memiliki tubuh terbagi menjadi 3 bagian atau segmen meliputi caput (kepala), thorax (dada) dan abdomen (perut). Pada Caput dilengkapi dengan sepasang antena sebagai indera peraba, pada thorax dilengkapi dengan sepasang hingga dua pasang sayap. Dari struktur inilah yang membuat laba laba, kalajengking dan hewan lain-lain dari Kelas Arachnida tidak bisa disebut atau disamakan dengan serangga.

Insecta memiliki warna tubuh yang menarik dan bervariasi atau tidak menarik sama sekali. Insecta hewan berdarah dingin, beberapa insecta dapat bertahan hidup dengan periode pendek pada suhu beku, namun ada juga yang dapat bertahan hidup dalam periode panjang pada suhu beku.

Berpindah dari penjelasan di atas, IM BLOGGER akan mengulas kembali tentang kelas insecta yang dirangkum dari beberapa referensi.

Mari kita ulas kembali MENGENAL KELAS INSECTA sebagai berikut :

Photo by Bambang Suryadi on Pexels.com

KARATERISTIK INSECTA

  1. Tubuh dibedakan menjadi 3 segmen, yaitu kepala (caput), dada (thorax) dan perut (abdomen).
  2. Pada bagian kepala memiliki sepasang antena dan biasanya memiliki mata majemuk dan tunggal. Pada bagian dada terdapat tiga pasang kaki (tungkai) dan satu atau dua pasang sayap (beberapa tidak memiliki sayap).
  3. Alat mulut berfungsi untuk mengunyah, menggigit, menjilat dan menghisap.
  4. Alat kelamin terpisah (jantan dan betina), pembuahan secara internal.
  5. Sistem pernapasan melalui trakea.
  6. Sistem peredaran darah terbuka.
  7. Struktur sistem pencernaan makanan berbentuk tabung.
  8. Mengalami metamorfosis sempurna (dari telur hingga dewasa).
ilustrasi Lepisma saccharina | photo by freenatureimages.eu

PERKEMBANGBIAKAN INSECTA

Insecta selama pertumbuhannya dari telur sampai dewasa mengalami metamorfosis, hanya sebagian kecil saja yang tidak mengalami metamorfosis (ametabola): yaitu telur menetas dan langsung dalam stadium dewasa contoh kutu buku (Lepisma saccharina).

Metamorfosis adalah proses perubahan bentuk secara bertahap menuju ke arah dewasa. Metamorfosis pada insecta dibedakan menjadi dua yaitu:

ilustrasi hemimetabola | photo by pelajaran.co.id

METAMORFOSIS TIDAK SEMPURNA (HEMIMETABOLA)

Yaitu telur menetas menjadi nimfa (miniatur dewasa) dan dewasa (imago).

Contoh : jangkrik, kecoa, belalang, dan rayap.

ilustrasi holometabola | photo by gurubelajarku.com

METAMORFOSIS SEMPURNA (HOLOMETABOLA)

Yaitu telur yang menetas menjadi larva kemudian berkembang menjadi pupa dan akhirnya menjadi dewasa (imago).

Contoh: kupu-kupu, lalat, nyamuk, dan lebah.

Photo by Pixabay on Pexels.com

KLASIFIKASI INSECTA

Kingdom : Animalia

Filum : Arthropoda

Kelas : Insecta

Berdasarkan metamorfosis Insecta dibedakan menjadi dua yaitu:

HEMIMETABOLA (METAMORFOSIS TIDAK SEMPURNA)

ORDO ISOPTERA

ORDO ORTHOPTERA

ORDO ODONATA

ORDO HEMIPTERA

ORDO HOMOPTERA, memiliki sub ordo

SUB ORDO AUCHENORRHYNCHA (kelompok wereng)

SUB ORDO STERNORRHYNCHA (kelompok kutu tanaman).

HOLOMETABOLA (METAMORFOSIS SEMPURNA)

ORDO NEUROPTERA

ORDO LEPIDOPTERA, memiliki sub ordo

SUB ORDO RHOPALOCERA (Kupu kupu)

SUB ORDO HETEROCERA (Ngengat)

ORDO COLEOPTERA

ORDO SIPHONOPTERA

ORDO HYMENOPTERA

ORDO DIPTERA

CONTOH HEWAN INSECTA

HEMIMETABOLA (METAMORFOSIS TIDAK SEMPURNA)

ilustrasi isoptera | photo by genent.cals.ncsu.edu

ORDO ISOPTERA – Rayap adalah serangga kecil yang hidup dalam suatu komunitas yang disebut
koloni. Secara morfologi, semut dan rayap mudah dibedakan. Rayap memiliki
antena yang lurus, sedangkan antena semut cenderung melengkung atau menyiku.


Toraks (dada) dan abdomen (perut) rayap menyambung dengan ukuran yang
hampir sama, sedangkan torak dan abdomen semut dihubungkan dengan pinggang yang ramping. Bentuk ukuran dan pola pertulangan kedua pasang sayap pada laron (sulung, alates) hampir sama, sedangkan sayap depan dan belakang semut memililki bentuk, ukuran, dan pola pertulangan yang berbeda-beda. Dari segi kekerabatan (filogenitika), semut berkerabat dekat dengan lebah, yang termasuk dalam ordo Hymenoptera, sedangkan sayap lebih mendekati lipas dan termasuk ordo Blatodea.

Photo by Pixabay on Pexels.com

ORDO ORTHOPTERA – Orthoptera adalah suatu ordo serangga (insecta) dengan metamorfosis tidak lengkap (paurometabolous). Ordo ini meliputi berbagai jenis belalang, jengkerik, cave crickets, weta, lubber, Acrida, dan locust. Banyak serangga dalam ordo ini mengeluarkan bunyi (dikenal sebagai “stridulation”) dengan menggesekkan sayap-sayapnya satu sama lain atau dengan kaki belakang. Sayap dan kaki mempunyai permukaan dengan sederetan tonjolan. Telinga atau tympanum terletak di depan tibia pada jengkerik, mole cricket, dan katydid, sedangkan pada belalang dan locust terletak pada segmen abdominal pertama. Semua organisme ini menggunakan getaran atau vibrasi untuk melacak individu lain.mempunyai sepasang sayap lurus dengan sayap besar tebal disebut perkamen dan sayap belakang tipis transparan serta tipe mulutnya menggigit.

Photo by Pixabay on Pexels.com

ORDO ODONATA – Serangga dengan panjang dan tubuh yang ramping. Sayap memanjang dan berantena dan bervena banyak serta membraneus. Sayap depan dan sayap belakangnya hampir sama bentuk dan ukuran. Antenna pendek seperti bulu yang keras. Saat istirahat sayap dikatupkan di atas tubuh atau kadang hanya dibentangkan. Metamorfosis hemimetabola. Serangga ini biasanya melakukan perkawinan saat terbang. Nimfa dan imagonya merupakan predator hama. Ordo odonata dibagi dua sub ordo yaitu sub ordo anisoptera dan sub ordo zigoptera. Contohnya capung raksasa dan capung jarum.

ilustrasi hemiptera | photo by dogalhayat.org

ORDO HEMIPTERA – Hemiptera berarti “yang bersayap setengah”. Nama itu diberikan karena serangga dari ordo ini memiliki sayap depan yang bagian pangkalnya keras seperti kulit, namun bagian belakangnya tipis seperti membran. Sayap depan ini pada sebagian anggota Hemiptera bisa dilipat di atas tubuhnya dan menutupi sayap belakangnya yang seluruhnya tipis dan transparan, sementara pada anggota Hemiptera lain sayapnya tidak dilipat sekalipun sedang tidak terbang. memiliki mulut menusuk dan menghisap serta dua pasang sayap yang bagian depan dan belakangnya tidak sama, contoh walang sangit dan kutu daun. Hewan ini umumnya merugikan manusia.

ilustrasi homoptera | photo by hextarfertilizerindonesia.com

ORDO HOMOPTERA – mempunyai sayap 2 pasang (namun imago kelompok kutu tanaman banyak yang tidak bersayap) sayap depan menebal dan sayap belakang tipis seperti selaput.

mempunyai tipe mulut menusuk menghisap terdiri dari sebuah rostrum, sepasang stilet mandibel, sepasang stilet maksila, dan labrum kecil dengan posisi opistognath (kebelakang). mempunyai antena berbentuk filiform. Metamorfosis secara bertahap paurometabola Ordo homoptera banyak yang menghasilkan embun madu dan menjadi vektor virus tanaman. Memiliki dua sub ordo meliputi sub ordo Auchenorrhyncha (kelompok wereng) dan Sub ordo Sternorrhyncha (kelompok kutu tanaman).

HOLOMETABOLA (METAMORFOSIS SEMPURNA)

ilustrasi neuroptera | photo by flickr.com

ORDO NEUROPTERA – memiliki mulut menggigit, dan mempunyai dua pasang sayap yang urat-uratnya berbentuk seperti jala. Contoh: undur-undur (Myrmeleon sp). Makanan undur-undur biasanya berupa serangga kecil seperti semut. Untuk menagkap mangsanya undur-undur membuat perangkap yang terlihat seperti lingkaran atau lubang di pasir, sehingga serangga kecil seperti semut akan terjebak dalam lubang pasir tersebut dan tidak dapat naik.

Photo by John on Pexels.com

ORDO LEPIDOPTERA – Lepidoptera adalah ordo serangga yang mencakup ngengat dan kupu-kupu. 180.000 spesies Lepidoptera dijelaskan, dalam 126 familia dan 46 superfamilia, 10% dari total spesies organisme hidup yang telah dijelaskan. Salah satu ordo serangga yang paling luas dan banyak dikenal di dunia. Istilah ini diciptakan oleh Linnaeus pada tahun 1735 dan berasal dari bahasa Yunani Kuno λεπίδος (sisik) dan πτερόν (sayap). Lepidoptera menunjukkan banyak variasi dari struktur dasar tubuh yang telah berevolusi untuk mendapatkan keuntungan dalam gaya hidup dan distribusi. Perkiraan terbaru menunjukkan ordo ini mungkin memiliki lebih banyak spesies dari yang diduga sebelumnya, dan merupakan salah satu dari empat ordo dengan spesies terbanyak, bersama dengan Hymenoptera, Diptera, dan Coleoptera serangga yang memiliki dua pasang sayap dengan sisik halus dan tipe mulut menghisap. Lepidoptera memiliki dua sub ordo meliputi sub ordo rhopalocera (Kupu kupu) dan sub ordo heterocera (ngengat).

Photo by Pixabay on Pexels.com

ORDO COLEOPTERA – Coleoptera berasal dari bahasa Yunani Kuno κολεός, koleos, dan πτερόν, pteron, yang jika keduanya disatukan berarti “sayap berselubung”, karena sebagian besar kumbang memiliki dua pasang sayap. Pasangan sayap yang berada di depan disebut elytra. Pasangan sayap ini mengeras dan menebal yang dapat melindungi pasangan sayap di belakangnya dan juga melindungi bagian belakang tubuh kumbang. Kumbang adalah sekelompok serangga yang membentuk ordo Coleoptera. Tipe mulut menggigit. Contoh: kumbang kelapa dan kepik.

ilustrasi siphonaptera | photo by mortein.co.za

ORDO SIPHONAPTERA – Tidak memiliki sayap dan bermata tunggal. Kaki sangat kuat dan berguna untuk meloncat. Tipe mulut mengisap. Segmentasi tubuh tidak jelas (batasan antara kepala – dada dan perut tidak jelas). Contoh: pinjal, kutu tikus dan kutu kucing.

Photo by mostafa eissa on Pexels.com

ORDO HYMENOPTERA – Hymenoptera adalah salah satu ordo biologi serangga, yang antara lain terdiri atas tawon atau tabuhan, lebah, dan semut. Nama ini merujuk ke sayap bermembran dari serangga, dan diturunkan dari bahasa Yunani Kuno ὑμήν (humẽn): membran dan πτερόν (pteron): sayap. Sayap belakang terhubung ke sayap depan oleh sejumlah kait disebut hamuli. Betinanya khas memiliki ovipositor khusus untuk memasukkan telur ke dalam inang maupun tempat lain yang tak dapat dijangkau. Ovipositor sering termodifikasi atas alat penyengat. Yang mudanya berkembang melalui metamorfosis sempurna — yakni memiliki stadium larva seperti cacing dan stadium kepompong yang tak atif sebelum dewasa. serangga bersayap selaput dengan tipe mulut menggigit. Contoh: lebah madu.

Photo by Skyler Ewing on Pexels.com

ORDO DIPTERA – Diptera merupakan ordo klasifikasi dari kelas Insecta (serangga), yang
didasarkan atas sayapnya yang mempunyai ciri hanya menggunakan
sepasang sayap tipis yang fungsional untuk terbang, sementara sepasang
lain hanya sebagai pembantu penstabil atau sebagai detector kecepatan
udara (halterer). Diptera memiliki mata feset yang besar jika dibanding
tubuhnya dengan memiliki antenna yang bisa pendek (Brachycera) maupun
panjang (Nematocera). Tipe mulut menjilat tapi beberapa spesies ada yang menggigit. Contoh: lalat rumah dan nyamuk.

KESIMPULAN

Insecta merupakan salah satu kelas dari filum Arthropoda, ciri khas dari kelas ini mengklasifikasikan serangga berkaki enam, yang memiliki keanekaragaman ordo atau subkelas dari insecta, yang memiliki keunikannya tersendiri. Termasuk ada sebagian yang bermetamorfosis sempurna ada pula yang bermetamorfosisi tidak sempurna. Serangga memiliki peranan yang sangat baik untuk kehidupan seperti penyerbukan oleh kupu kupu dan kumbang, serat sutera oleh ulat sutera dan penghasil madu oleh lebah madu, namun ada pula yang membawa pengaruh buruk diantaranya rayap dapat menggerogoti kayu dirumah, merusak pertanian oleh hama wereng dan belalang dan pembawa penyakit seperti lalat dan nyamuk.

Berdasarkan informasi di atas menandakan seluruh makhluk hidup didunia ini memiliki kelompoknya dan keunikannya sendiri, yang sangat menarik untuk ditelusuri berbekal dengan banyaknya referensi dapat memberi kita tambahan pengetahuan dan menuntun kita untuk mempelajarinya. SEMANGAT TERUS, TERUS SEMANGAT

REFERENSI

Sumber :

ikhsanmedia.wordpress.com. 09 Desember 2021. Mengenal Insecta. Diakses pada 13 Desember 2021. dari 

https://ikhsanmedia.wordpress.com/2021/12/09/mengenal-insecta/

Jumat, 03 Desember 2021

5 FAKTA UNIK KUCING KAMPUNG

 

IM BLOGGER. Halo kawan semoga harimu cerah menemani melangkah dalam menjalani hari. 

Pada kesempatan ini saya akan mengulas kembali tentang Fakta Unik Kucing Kampung. Kucing kampung atau kucing domestik banyak ditemui di lingkungan sekitar rumah. baik hidup secara liar maupun dipelihara di sekitar rumah. mengutip dari kucingklik.com yang dirangkum ke dalam: 5 Fakta Unik Kucing Kampung sebagai berikut :


1. Sejarah Kucing Kampung

Sejarah dari kucing kampung ini dimulai ketika pasar perdagangan rempah di Indonesia dikenal oleh mancanegara. Indonesia termasuk negara penghasil rempah-rempah terbesar dunia sehingga banyak para pedagang dari mancanegara datang ke Indonesia. 

Pada saat perdagangan rempah-rempah di Indonesia banyak pedagang membawa kucing sebagai pembasmi hama tikus di kapal. Ketika kucing itu tiba di Indonesia banyak kucing yang diturunkan di Indonesia dan mengalami perkawinan dengan kucing lokal maupun kucing lain dari para pedagang lainnya.

Sebenarnya asal usul kucing kampung ini adalah turunan kucing yang telah melakukan banyak persilangan dari berbagai jenis kucing. Diyakini kucing kampung ini adalah turunan dari kucing Afrika liar yang dibawa oleh pemilik atau para pedang ke berbagai penjuru dunia.

Kucing Afrika liar yang telah banyak mengalami banyak perkawinan silang ini menyebabkan terjadi mutasi gen. Keturunan dari kucing afrika liar yang mengalami mutasi gen ini menimbulkan jenis kucing baru salah satunya kucing kampung yang kita kenal saat ini.

Kucing kampung tidak termasuk sebagai kucing ras karena telah mengalami banyak persilangan ras. Sangat sulit mengidentifikasi gen asli dari kucing kampung yang telah mengalami banyak persilangan.

Mutasi gen yang terjadi pada keturunan Afrika liar menyesuaikan dengan lingkungannya. Indonesia yang merupakan negara dengan iklim tropis, hal ini membuat kucing kampung memiliki bulu pendek karena menyesuaikan dengan iklim di Indonesia.


2. Kucing Asli Indonesia

Kucing kampung atau terkadang disebut kucing jawa ternyata salah satu hewan peliharaan yang ditemukan di Indonesia. Kucing kampung memiliki sifat liar dan bebas, meskipun begitu ia sangat ramah dan mudah dijinakkan untuk dijadikan sahabat.

Kelebihan kucing kampung dibandingkan dengan kucing jenis lainnya adalah tidak manja, tidak pilih-pilih makanan, mandiri dan memiliki daya tahan tubuh yang kuat. Karena memiliki banyak kelebihan kucing kampung mudah untuk dirawat dan biaya perawatannya juga murah.

Dengan segala kelebihan yang dimiliki kucing kampung yang merupakan kucing asli dari Indonesia tentu hal ini patut dibanggakan. Selain untuk peliharaan kucing kampung juga bisa menjadi penjaga rumahmu dari tikus. Jadi dengan segala kelebihan yang dimiliki sekarang kamu pertimbangkan lagi untuk memelihara kucing kampung ini.


3. Suka Tidur

Kucing adalah hewan yang suka sekali tidur termasuk kucing kampung. Alasan suka tidur adalah daging yang dikonsumsi kaya akan energi dan tidur akan membuat energi tersebut disimpannya. Kucing bisa tidur 13 sampai 16 jam perhari jika asupan makanannya tercukupi. Jika asupan makanan kurang ia akan berburu atau mencari makan.

Jika kamu melihat kucing sedang tidur itu bukan ia bermalas-malasan. Hal itu ia lakukan untuk menyimpan energi untuk digunakan berburu atau mencari makanan berikutnya. Kucing akan memastikan tenaganya cukup untuk melakukan perburuan makanan berikutnya.


4. Takut Air

Kucing kampung memiliki bulu yang tipis sehingga pada dasarnya ia tidak suka dengan air. Kucing kampung yang tidak pernah dimandikan biasanya perilakunya sedikit liar walaupun sudah dirawat. Melatih kucing mandi dari kecil akan membuat bulunya bagus dan halus serta lebih penurut.

Kucing kampung yang dari kecil tidak pernah dimandikan ketika dewasa ia akan takut dengan air. Kucing tidak akan suka dengan air sehingga sangat susah untuk dimandikan. Biasanya kucing akan memberontak dan mencakar siapapun yang memandikannya. Hal ini terjadi karena masalah kebiasaan dari kecil belum atau jarang dimandikan.

Jika kamu memelihara kucing kampung dari kecil latih ia mandi sejak dini sehingga ketika dewasa ia terbiasa mandi dan tidak mencakarmu. Memandikan kucing juga tidak boleh terlalu sering karena tidak bagus untuk kesehatannya. Kamu bisa memandikan kucing kampung ini 2 minggu sekali itu sudah cukup.


5. Suka Beranak pinak

Steril adalah solusi untuk menanggulangi populasi kucing yang jumlahnya terus meningkat. Kebanyakan kucing kampung hidup liar tidak ada yang merawatnya sehingga ini menjadi perhatian bersama.

Populasi kucing kampung yang banyak membuat kucing ini mudah sekali kawin dan beranak. Jika kamu memelihara kucing kampung biasanya akan berbaur dengan kucing kampung lainnya, tentu hal ini berpeluang kucingmu kawin dan dengan kucing lokal lainnya.

Kucing kampung ketika jatuh masa kawin biasanya ia akan mencari pasangan untuk kawin. Tingkat kehamilan kucing kampung juga sangat tinggi ditambah lagi angka kelahiran kucing kampung sangat tinggi. Kucing kampung sekali melahirkan bisa mencapai 3 sampai 5 ekor anakan bahkan bisa lebih.

Selain untuk menanggulangi populasi kucing, steril juga bisa membuat kucing lebih menurut. Dengan melakukan steril kucing tidak akan berisik minta kawin. Selain daripada itu dengan steril bisa membuat kesehatan bulu kucing terjaga karena biasanya kucing yang sedang minta kawin atau birahi sering mengalami rontok bulunya.

Kucing Kampung Kitten

KESIMPULAN

Kucing Kampung kucing asli dari Indonesia yang dikenal dengan Kucing Jawa, yang memiliki karakteristik liar dan bebas tetapi mudah dijinakan, penurut dan ramah kalau sudah jinak. Kucing Kampung memiliki populasi yang cukup tinggi sehingga bisa dijumpai di lingkungan sekitar rumah. 

Kucing Kampung kerap kali dipandang sebelah mata karena tampilan yang kalah menarik dari kucing ras sebagai kucing peliharaan, karena hal tersebut kucing kampung bisa tidak terlalu tergantung pada pemiliknya seperti hidup liar di lingkungan kampung, bahkan ada yang hidup di jalanan dan dibuang ke pasar.

Namun terlepas dari itu kucing kampung memiliki keunikan tersendiri dan sangat layak untuk disayangi.

“kalau gak sanggup memberi makan kucing yang menghampiri, jangan ditendang, cukup diusir saja.” Bang JON

SUMBER

kucingklik.com/fakta-kucing-kampung/

Mengenal Kelas Insecta

  MENGENAL KELAS INSECTA Photo by Pixabay on Pexels.com KUNINGAN – Halo sahabat IM BLOGGER semoga harimu menyenangkan, dan beruntu...